6 Agustus 2025 – Setelah mengalami koreksi tajam lebih dari 30% dari puncak harga bulan Juli, cryptocurrency SEI menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sejumlah analis pasar kripto kini memperkirakan bahwa SEI memiliki potensi teknikal untuk bangkit kembali hingga ke level US$4, dengan dukungan fundamental yang juga menguat.
Koreksi Sehat atau Awal Kejatuhan?
SEI merupakan token native dari jaringan Sei Network, sebuah blockchain Layer-1 yang dirancang khusus untuk efisiensi dalam perdagangan aset digital, seperti NFT dan derivatif kripto. Pada pertengahan Juli, harga SEI sempat melonjak hingga hampir US$3, terdorong oleh euforia investor terhadap sektor DeFi dan volume perdagangan derivatif on-chain yang meroket.
Namun, sejak mencapai puncaknya, SEI mengalami tekanan jual yang signifikan. Dalam waktu tiga minggu, harganya jatuh hingga ke kisaran US$2, mencatatkan penurunan lebih dari 33%. Koreksi ini memicu kekhawatiran di kalangan investor ritel, namun analis teknikal justru melihat ini sebagai koreksi sehat setelah fase overbought.
Sinyal Teknikal Mulai Muncul
Dalam analisis grafik harian, indikator Relative Strength Index (RSI) untuk SEI kini berada di sekitar angka 45, menandakan bahwa token ini mulai keluar dari zona jenuh jual (oversold). Selain itu, pola candlestick membentuk descending wedge, sebuah pola yang secara historis sering berakhir dengan breakout ke atas.
Support kuat berada di kisaran US$1.95–2.05, yang sudah diuji beberapa kali dalam dua minggu terakhir. Jika harga berhasil bertahan di atas zona ini dan volume perdagangan mulai meningkat, maka potensi untuk rebound menuju US$3.50 hingga US$4.00 cukup terbuka lebar.
“SEI punya peluang teknikal untuk naik kembali, terutama jika pasar altcoin pulih secara keseluruhan. Volume dan sentimen adalah kunci,” ujar analis crypto dari AltVerse Analytics, Jonathan Lie.
Fundamental Tetap Solid
Selain faktor teknikal, aspek fundamental SEI juga mendukung. Sei Network terus mencatat pertumbuhan jumlah pengguna aktif harian serta proyek DeFi yang memilih membangun di atas platform-nya. Baru-baru ini, Sei mengumumkan kemitraan strategis dengan protokol NFT lintas chain Artfinity, yang mendorong eksposur ke ekosistem seni digital.
Ditambah lagi, pembaruan protokol Sei v2.1 yang rencananya akan diluncurkan akhir Agustus 2025 disebut-sebut membawa peningkatan throughput dan efisiensi gas fee. Ini membuat jaringan Sei menjadi lebih kompetitif dibanding rival seperti Solana dan Avalanche.
Risiko Tetap Ada
Meskipun prospek teknikal dan fundamental terlihat positif, investor tetap harus berhati-hati. Volatilitas pasar kripto sangat tinggi, dan potensi breakout ke atas bisa gagal jika sentimen global memburuk, misalnya akibat kenaikan suku bunga, ketegangan geopolitik, atau penurunan drastis harga Bitcoin.
Kesimpulan
Dengan koreksi yang telah terjadi dan kombinasi sinyal teknikal serta fundamental yang kuat, SEI berpotensi mengalami rebound signifikan menuju US$4. Namun seperti biasa, manajemen risiko sangat penting. Investor disarankan untuk tidak hanya mengandalkan analisis teknikal, tetapi juga mempertimbangkan faktor eksternal serta berita makroekonomi yang bisa memengaruhi seluruh pasar kripto.